Terkadang memang aku tidak boleh terlalu keras kepala. Kini aku sadari ada hati
yang tak mungkin aku menangkan. Ada asa yang tak mungkin terwujud.
Hari ini aku tau jawaban dari doaku.
Hari ini aku tau bukan akulah pemenangnya.
Dan hari ini juga aku tau, aku harus berhenti berharap.
Karna bersamanya lah dia akan seimbang.
Dirinyalah pemeran utama dalam hidupnya. Aku hanyalah cameo saja. Jawaban atas semua pertanyaan kini sudah kudapatkan.
Yaa...walaupun tak sesuai dengan harapan yang telah ku pupuk selama ini. Harapan itu. Harapan yang dulu pernah redup kini ia benar-benar harus padam.
Sesuatu yang ditakdirkan tidak untuk jadi milik kita, memang tidak akan pernah jadi milik kita. Sekeras apapun kita berusaha. Sesering apapun kita meminta kepada-Nya. Intinya kita harus ikhlas.
Mulai sekarang aku harus ikhlaskan semuanya. Dia telah memilih untuk melalui hari-hari esok dengan dirinya. Aku harus mulai membuka mata.
Yaa...Allah, terimakasih telah hadirkan dia di hidupku. Terimakasih telah hadirkan dia sebagai semangatku. Terimakasih juga untuk jawabannya. Mungkin saat ini aku belum bisa mengikhlaskan tapi aku yakin suatu saat nanti aku bisa mengikhlaskan.
Bantu aku yaa Allah agar kuat dan ikhlas menerimanya. Bimbing aku menuju jalan lain (yang terbaik) yang telah kau pilihkan.
Terimakasih. Walau ini sakit! J
(110716)
Hari ini aku tau jawaban dari doaku.
Hari ini aku tau bukan akulah pemenangnya.
Dan hari ini juga aku tau, aku harus berhenti berharap.
Karna bersamanya lah dia akan seimbang.
Dirinyalah pemeran utama dalam hidupnya. Aku hanyalah cameo saja. Jawaban atas semua pertanyaan kini sudah kudapatkan.
Yaa...walaupun tak sesuai dengan harapan yang telah ku pupuk selama ini. Harapan itu. Harapan yang dulu pernah redup kini ia benar-benar harus padam.
Sesuatu yang ditakdirkan tidak untuk jadi milik kita, memang tidak akan pernah jadi milik kita. Sekeras apapun kita berusaha. Sesering apapun kita meminta kepada-Nya. Intinya kita harus ikhlas.
Mulai sekarang aku harus ikhlaskan semuanya. Dia telah memilih untuk melalui hari-hari esok dengan dirinya. Aku harus mulai membuka mata.
Yaa...Allah, terimakasih telah hadirkan dia di hidupku. Terimakasih telah hadirkan dia sebagai semangatku. Terimakasih juga untuk jawabannya. Mungkin saat ini aku belum bisa mengikhlaskan tapi aku yakin suatu saat nanti aku bisa mengikhlaskan.
Bantu aku yaa Allah agar kuat dan ikhlas menerimanya. Bimbing aku menuju jalan lain (yang terbaik) yang telah kau pilihkan.
Terimakasih. Walau ini sakit! J

0 komentar:
Posting Komentar