Ruangan
10 m x 12 m itu nampak ramai. Seperti biasa. Dinding bercatkan putih
dengan dominasi jendela kaca nampak selalu bersih. Susunan meja dan
kursi masih dengan tatanan yang sama seperti minggu kemarin.
Ku letakkan tas di kursi yang kosong. Salah satu sudut ruangan yang menghadap ke utara. Tepat di depan rak-rak buku sastra. Ku nyalakan macbook air yang sejak tadi telah ku jinjing dalam tas. Sambungkan koneksi wifi, yang memang menjadi alasanku ke tempat ini. Wifian gratis.
Ku amati seisi ruangan yang dipenuhi para mahasiswa. Nampak tak ada percakapan sama sekali. Mungkin mereka sedang sibuk dengan tugas kuliah yang menumpuk atau sekedar memanfaatkan salah satu fasilitas perpus ini.
Koneksi wifi tersambung. Perpus-UGM.
Masukkan headaset ke telinga dan menyiapkan playlist lagu. Jam di layar menunjukkan pukul 9.58 AM.
"Cinta & rahasia by glenn ft Yura" menjadi playlist pertamaku. Hari ini tgl 9 Mei 2016.
*****
Hufh ... !
Tak terasa sudah 11 tahun sejak awal pertemuan itu. Mungkin kalau 3 tahun lagi bakalan bisa dibuat layaknya cerita Rangga & Cinta. Hhaha
Hari itu mungkin bukan menjadi hari yang berkesan untukku. Tapi tidak untukmu. Entah mengapa hari itu menjadi hari yang sangat berkesan untukku.
Apa kabarnya kamu di kota orang ? Bagaimana ibukota ? Apa benar ibukota lebih kejam dari ibu tiri seperti kata kebanyakan orang ?
Semangat kerjanya wahai bankir..
Apa kabarmu hari ini ?
Jangan lupa tersenyum !
*****
Masih disini.
Dengan perasaan yang sama.
Untuk orang yang sama.
Ratusan hari telah terlewatkan. Ribuan jam telah terlalui. Entah bagaimana awalnya rasa itu mulai tumbuh. Yang aku tau, aku sayang kamu. Tanpa aku tau bagaimana sejarahnya. Tanpa aku mengerti bagaimana asal mulanya.
Kamu !
Kamu yang ada di hati. Entah sampai kapan.
Kamu yang tak pernah pergi dari pikiranku.
Kamu yang mungkin tak pernah memperhatikanku.
Mungkin kita bertemu diwaktu & saat yang tidak tepat. Atau mungkin takdir memang tidak pernah berpihak padaku.
Aku dengar kabar kamu kini telah ada yang miliki hatimu. Apakah dia selalu membuat tersenyum ?
Selamat ya..
Pasti telah banyak cerita yang telah kalian rangkai. Pasti telah banyak keluh kesah yang kau bagi dengannya. Hari yang kalian lalui pasti akan menjadi kisah yang tak terlupakan ya couple bankir. Jujur aku sangat senang mendengarnya. Di kota orang yang katanya kejam itu, ada seorang yang bisa menjagamu, menjadi tempat untukmu berbagi. Walaupun, tak dapat dipungkiri aku cukup iri melihatnya. Aku yang disini telah bertahan dengan rasaku (cukup lama), tapi dia disana yang sekitar (mungkin) 3 tahun baru kau temui telah mampu menyentuh hatimu.
Mungkin waktu memang tak pernah berpihak padaku.
Karna takdir tak pernah mengijinkan aku dan kamu saling berbagi kisah hidup.
*****
1 Syawal.
Mungkin itu hari dimana kita paling sering berada di tempat yang sama. Untuk beberapa menit saja, tentunya. Dan rasaku masih, mungkin akan selalu sama seperti dulu. Entah rasamu. Mungkin hati dan pikiran ada di tempat yang berbeda.
Hari itu.
Akan menjadi hari kerja yang paling menyenangkan mungkin juga akan menjadi hari yang paling ingin ku skip.
Hari itu.
Pada hari itu juga aku selalu sadar akan banyak hal. Tak seharusnya aku bertahan dengan rasa ini. Karna yang aku tahu hanya aku yang menyimpan rasa. Tidak dengan dirinya! Dan yang aku tahu, kini dia tengah merajut mimpi dengan pilihan hatinya.
Pada hari itu pula, aku selalu tahu matanya tak pernah menatapku. Hatinya tak akan untukku. Jalannya tak pernah menuju ke arahku. Dalam doanya tak akan tersebut namaku.
Aku tahu, Aku paham, Aku sadar, Aku mengerti semua itu!
Yang aku tak mengerti, Mengapa Kau tak menghilangkan rasaku untuknya. Bukan hal itu sangat mudah Kau lakukan layaknya membolak balikkan telapak tangan ? Bukankah demikian ? Ataukah aku yang masih tak mengerti akan semua itu ?Sampai kapan akan Kau biarkan aku dengan perasaan ku ini ? Ataukah aku tidak cukup berjuang untuk dirinya ? Haruskah aku bertahan dengan perasaan ini ? Atau aku harus mencoba menghapus semua rasa ini ? Masih banyak pertanyaan tentang hidup ini yang belum terjawab. Kapan kah Kau akan memberikan jawaban akan semua pertanyaan itu. Ataukan aku yang tak cukup memahami akan semua isyarat yang telah Kau berikan ?
Sampai kapan kah ku harus menunggu jawabnya ?
*****
Apa kabarnya kamu hari ini di Batavia ?
Masihkah ada dia di hatimu wahai bankir muda ?
Jangan lupa tersenyum hari ini...
Ku letakkan tas di kursi yang kosong. Salah satu sudut ruangan yang menghadap ke utara. Tepat di depan rak-rak buku sastra. Ku nyalakan macbook air yang sejak tadi telah ku jinjing dalam tas. Sambungkan koneksi wifi, yang memang menjadi alasanku ke tempat ini. Wifian gratis.
Ku amati seisi ruangan yang dipenuhi para mahasiswa. Nampak tak ada percakapan sama sekali. Mungkin mereka sedang sibuk dengan tugas kuliah yang menumpuk atau sekedar memanfaatkan salah satu fasilitas perpus ini.
Koneksi wifi tersambung. Perpus-UGM.
Masukkan headaset ke telinga dan menyiapkan playlist lagu. Jam di layar menunjukkan pukul 9.58 AM.
"Cinta & rahasia by glenn ft Yura" menjadi playlist pertamaku. Hari ini tgl 9 Mei 2016.
*****
Hufh ... !
Tak terasa sudah 11 tahun sejak awal pertemuan itu. Mungkin kalau 3 tahun lagi bakalan bisa dibuat layaknya cerita Rangga & Cinta. Hhaha
Hari itu mungkin bukan menjadi hari yang berkesan untukku. Tapi tidak untukmu. Entah mengapa hari itu menjadi hari yang sangat berkesan untukku.
Apa kabarnya kamu di kota orang ? Bagaimana ibukota ? Apa benar ibukota lebih kejam dari ibu tiri seperti kata kebanyakan orang ?
Semangat kerjanya wahai bankir..
Apa kabarmu hari ini ?
Jangan lupa tersenyum !
*****
Masih disini.
Dengan perasaan yang sama.
Untuk orang yang sama.
Ratusan hari telah terlewatkan. Ribuan jam telah terlalui. Entah bagaimana awalnya rasa itu mulai tumbuh. Yang aku tau, aku sayang kamu. Tanpa aku tau bagaimana sejarahnya. Tanpa aku mengerti bagaimana asal mulanya.
Kamu !
Kamu yang ada di hati. Entah sampai kapan.
Kamu yang tak pernah pergi dari pikiranku.
Kamu yang mungkin tak pernah memperhatikanku.
Mungkin kita bertemu diwaktu & saat yang tidak tepat. Atau mungkin takdir memang tidak pernah berpihak padaku.
Aku dengar kabar kamu kini telah ada yang miliki hatimu. Apakah dia selalu membuat tersenyum ?
Selamat ya..
Pasti telah banyak cerita yang telah kalian rangkai. Pasti telah banyak keluh kesah yang kau bagi dengannya. Hari yang kalian lalui pasti akan menjadi kisah yang tak terlupakan ya couple bankir. Jujur aku sangat senang mendengarnya. Di kota orang yang katanya kejam itu, ada seorang yang bisa menjagamu, menjadi tempat untukmu berbagi. Walaupun, tak dapat dipungkiri aku cukup iri melihatnya. Aku yang disini telah bertahan dengan rasaku (cukup lama), tapi dia disana yang sekitar (mungkin) 3 tahun baru kau temui telah mampu menyentuh hatimu.
Mungkin waktu memang tak pernah berpihak padaku.
Karna takdir tak pernah mengijinkan aku dan kamu saling berbagi kisah hidup.
*****
1 Syawal.
Mungkin itu hari dimana kita paling sering berada di tempat yang sama. Untuk beberapa menit saja, tentunya. Dan rasaku masih, mungkin akan selalu sama seperti dulu. Entah rasamu. Mungkin hati dan pikiran ada di tempat yang berbeda.
Hari itu.
Akan menjadi hari kerja yang paling menyenangkan mungkin juga akan menjadi hari yang paling ingin ku skip.
Hari itu.
Pada hari itu juga aku selalu sadar akan banyak hal. Tak seharusnya aku bertahan dengan rasa ini. Karna yang aku tahu hanya aku yang menyimpan rasa. Tidak dengan dirinya! Dan yang aku tahu, kini dia tengah merajut mimpi dengan pilihan hatinya.
Pada hari itu pula, aku selalu tahu matanya tak pernah menatapku. Hatinya tak akan untukku. Jalannya tak pernah menuju ke arahku. Dalam doanya tak akan tersebut namaku.
Aku tahu, Aku paham, Aku sadar, Aku mengerti semua itu!
Yang aku tak mengerti, Mengapa Kau tak menghilangkan rasaku untuknya. Bukan hal itu sangat mudah Kau lakukan layaknya membolak balikkan telapak tangan ? Bukankah demikian ? Ataukah aku yang masih tak mengerti akan semua itu ?Sampai kapan akan Kau biarkan aku dengan perasaan ku ini ? Ataukah aku tidak cukup berjuang untuk dirinya ? Haruskah aku bertahan dengan perasaan ini ? Atau aku harus mencoba menghapus semua rasa ini ? Masih banyak pertanyaan tentang hidup ini yang belum terjawab. Kapan kah Kau akan memberikan jawaban akan semua pertanyaan itu. Ataukan aku yang tak cukup memahami akan semua isyarat yang telah Kau berikan ?
Sampai kapan kah ku harus menunggu jawabnya ?
*****
Apa kabarnya kamu hari ini di Batavia ?
Masihkah ada dia di hatimu wahai bankir muda ?
Jangan lupa tersenyum hari ini...

0 komentar:
Posting Komentar