Mentari telah
terbangun
Kau mulai rutinitasmu seperti biasa
Menjalani hidup sbg pegawai negri
Sekaligus sebagai takdirmu, sbg seorang ibu
Tak pernah lelah...tak pernah letih...
Kau selalu memikirkan hal kecil yg menurutku tak prlu kau pusingkan
Kau selalu mengkhawatirkan ku
Bahkan, ketika aku sdh beranjak dewasapun
Kau selalu menjadikanku putri kecilmu
Yang kau anggap tak bisa berbuat ini dan itu
Ibu...
Aku ingin berkata...
Aku bukan lagi putri kecilmu yang dulu
Kini aku sdh mulai beranjak mjd wanita dewasa
Aku ingin mencoba tdk tergantung padamu
Namun, aku sadar
Aku tak bisa melakukannya
Setiap ku lihat wajahmu, semua sirna
Ibu,
Tolong jgn biarkan aku bergantung padamu
Kelak suatu hari kita kan berpisah jua
Ibu,
Ajarkan aku menjadi sosok sepertimu
Wanita tangguh dan mandiri
Ibu,
Tetaplah disini bersamaku
Jangan pernah bosan disampingku
Karna kau lah penyemangatku
Bersabarlah sebentar ibu,
Aku sedang belajar untuk membahagiakanmu
Kau mulai rutinitasmu seperti biasa
Menjalani hidup sbg pegawai negri
Sekaligus sebagai takdirmu, sbg seorang ibu
Tak pernah lelah...tak pernah letih...
Kau selalu memikirkan hal kecil yg menurutku tak prlu kau pusingkan
Kau selalu mengkhawatirkan ku
Bahkan, ketika aku sdh beranjak dewasapun
Kau selalu menjadikanku putri kecilmu
Yang kau anggap tak bisa berbuat ini dan itu
Ibu...
Aku ingin berkata...
Aku bukan lagi putri kecilmu yang dulu
Kini aku sdh mulai beranjak mjd wanita dewasa
Aku ingin mencoba tdk tergantung padamu
Namun, aku sadar
Aku tak bisa melakukannya
Setiap ku lihat wajahmu, semua sirna
Ibu,
Tolong jgn biarkan aku bergantung padamu
Kelak suatu hari kita kan berpisah jua
Ibu,
Ajarkan aku menjadi sosok sepertimu
Wanita tangguh dan mandiri
Ibu,
Tetaplah disini bersamaku
Jangan pernah bosan disampingku
Karna kau lah penyemangatku
Bersabarlah sebentar ibu,
Aku sedang belajar untuk membahagiakanmu

0 komentar:
Posting Komentar