Perasaan yang datang tiba-tiba
tanpa kusadari adanya,
Rasa bergetar tak terkendali,
ketika menatap dalam tiap sudut matanya
Rasa bahagia yang hinggap saat
mendengar desah suaranya
Ketika itu ku berharap detik waktu kan
berhenti sejenak,
Agar bahagia itu tak kan usai,
Agar bahagia itu tak kan usai,
Namun, apa yang dapat ku lakukan
untuk menahannya pergi ??
TAK
ADA....!
Lidah ini terasa kelu, jantung
seakan berhenti berdenyut,
dan sekujur tubuh tak dapat berkutik...
Hanya dapat membiarkannnya
berlalu begitu saja,
Karena dirinya telah menolak secara halus, untukku
Saat di hadapku, melihat dirinya
bahagia bersama Dia
Dan saat itu, ku tau...
Pilihan hatinya bukanlah diriku,
tapi DIA
Dia...yang miliki segalanya yang
ku tak punya
Dia...yang dapat membuatnya bahagia
Dia...yang dapat membuatnya jatuh
hati
BUKAN AKU!!!
Bukan aku yang ada dihatinya,
bukan aku yang ada di pikirannya,
bukan aku yang ada di setiap
doanya....
Namun...dia pula yang membuatnya
patah hati,
Dia yang menyakiti hatinya,
Dia yang membuatnya bersedih, tanpa Dia sadari....
Dia yang membuatnya bersedih, tanpa Dia sadari....
Saat ini, ku berharap dapat menggantikan
posisi DIA dihatinya...
Tapi...hatinya hanya ada satu,
dan itu telah terisi dengan nama Dia
Saat itu, ku merasa seakan dunia
tak lagi bersahabat
Hidup tak lagi indah, coklat tak
lagi semanis dulu
Hanya langit gelap dengan sang hujan yang
menemani....
Gelombang ombak seakan tak peduli
dengan hidupku...
Desiran pasir pun tak mau
menghibur
Hembusan angin ikut pergi
meninggalkanku disini, sendiri ….
(untuk kamu
yang tak pernah tahu isi hatiku sebenarnya)

0 komentar:
Posting Komentar