Kamis, 05 Januari 2012

Ketika Gayung Tak Bersambut

Perasaan yang datang tiba-tiba tanpa kusadari adanya,
Rasa bergetar tak terkendali, ketika menatap dalam tiap sudut matanya
Rasa bahagia yang hinggap saat mendengar desah suaranya
Ketika itu ku berharap detik waktu kan berhenti sejenak,
Agar bahagia itu tak kan usai,
Namun, apa yang dapat ku lakukan untuk menahannya pergi ??
TAK ADA....!                                                                          
Lidah ini terasa kelu, jantung seakan berhenti berdenyut, dan sekujur tubuh tak dapat berkutik...
Hanya dapat membiarkannnya berlalu begitu saja,
Karena dirinya telah menolak secara halus, untukku
Saat di hadapku, melihat dirinya bahagia bersama Dia
Dan saat itu, ku tau...
Pilihan hatinya bukanlah diriku, tapi DIA
Dia...yang miliki segalanya yang ku tak punya
Dia...yang dapat membuatnya bahagia
Dia...yang dapat membuatnya jatuh hati
BUKAN AKU!!!
Bukan aku yang ada dihatinya,
bukan aku yang ada di pikirannya,
bukan aku yang ada di setiap doanya....
Namun...dia pula yang membuatnya patah hati,
Dia yang menyakiti hatinya,
Dia yang membuatnya bersedih, tanpa Dia sadari....
Saat ini, ku berharap dapat menggantikan posisi DIA dihatinya...
Tapi...hatinya hanya ada satu, dan itu telah terisi dengan nama Dia
Saat itu, ku merasa seakan dunia tak lagi bersahabat
Hidup tak lagi indah, coklat tak lagi semanis dulu
Hanya langit gelap dengan sang hujan yang menemani....
Gelombang ombak seakan tak peduli dengan hidupku...
Desiran pasir pun tak mau menghibur
Hembusan angin ikut pergi meninggalkanku disini, sendiri ….

(untuk kamu yang tak pernah tahu isi hatiku sebenarnya)

0 komentar:

Posting Komentar